Poets

Laut Biru


Laut biru.

Muncul di sepertiga mimpiku.

Semalam, dua malam, tiga belas malam yang telah lalu.

Gelombangnya tinggi

Lalu pecah, di pasir basah.

Meleleh asin di sudut mata.

Laut biru pun muncul, tertangkap retina mata saat terjaga.

Ada daratan yang di antaranya ombak.

Ada kerinduan yang di antaranya jarak.

Sepanjang laut biru,

Yang ku lihat hanya kamu…

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s