31 Hari Menulis

Welcome 31 Hari Menulis!


Selamat datang bulan Mei! Selamat datang bulan (yang rencananya) penuh produktivitas!

Ada sebuah proyek keren, namanya @31HariMenulis. Ini proyek yang diinisiasi senior saya di Jurusan Komunikasi UGM, mas Ardi Wilda,  sejak tahun kemaren. Awalnya iseng. Ngumpulin orang-orang untuk ngeblog rutin sebulan dengan ancaman denda 20ribu/hari. Denda akan diberikan kepada blogger terangker a.k.a. juara di akhir lomba. Eh ternyata efektif! word of mouth-nya dapet banget. Tahun ini peserta membludak jadi 63 orang, termasuk saya. Hehe. *cengengesan*

Jadilah dalam bulan super hectic ini saya harus komitmen menulis, memberdayakan blog yang baru pindahan ini. Apalagi ditambah latihan intensif untuk Grand Concert Vol.2 Gadjah Mada Chamber Orchestra yang juga dimulai hari ini, setiap hari, sampai larut malam. Saya harus mencuri-curi waktu untuk menulis. Terdengar mendebarkan, bukan? Seperti agen-agen di film yang harus curi-curi kesempatan untuk berhubungan dengan jaringannya tanpa ketahuan. Oke, itu analoginya kurang tepat karena saya justru publikasi tulisan dengan niat biar ketahuan. Yah, anggap saja seperti Amanda Seyfried yang menulis surat setiap hari kepada Channing Tatum di Dear John.

Anyway, saya akan menulis kepada siapa? Pertanyaan menarik. Saya suka menulis cerita pendek. Selama ini saya menulis untuk diri sendiri. Mungkin sekarang sudah saatnya saya mencoba menulis untuk orang lain. Ada yang bilang, sebuah karya hanya jadi milik penulis ketika belum dipublikasikan. Ketika sudah, karya itu jadi milik orang lain. Baik arti maupun interpretasi. Jadi saya akan coba memasrahkan rangkaian aksara ini kepada pembaca. Kalau lancar akan dibukukan. Kan lumayan. Nerbitin buku sendiri itu adalah impian saya nomor dua sejak kecil. Nomor satunya punya ekor kayak Marsupilami, buat loncat-loncatan dari rumah sampai kampus. Hemat energi.

Saya akan menulis 31 cerita pendek dengan genre sastra, kontemporer, modifikasi, maupun modern. Apapunlah namanya.  Terlepas hasilnya mungkin bersebrangan jauh dengan sastra, atau malah jadi metropop, teenlite, drama opera sabun, bahkan plot ef-ti-vi, ya sudah saya maafkan diri saya jauh-jauh hari. Namanya juga usaha. 😛

Selamat memulai 31 hari penuh tantangan!

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s