Inner Thought

Hujan Meteor Lyrid


Semalam saya dapet info via Twitter bahwa akan ada parade meteor shower a.k.a hujan meteor dini hari. Hujan meteor Lyrid di sekitar rasi bintang Lyra. Sudah mulai berlangsung dari 16-25 April, puncaknya pada 22 April. Begitu pulang ke rumah saya langsung melakukan rutinitas agung sebagai seorang skymania: manjat genteng!

pukul 23.00 saya nangkring di atas genteng (Ibu sama ayah nggak tau ini, mereka asyik nonton TV dibawah genteng yang saya naikin 😛 ), langit cerah sekali. Tapi rasi Lyra belum muncul ternyata. Saya cek di Stellarium dia masih ada di horizon bawah. Akhirnya saya turun, baru naik lagi dini hari di atas pukul 00.00

Gimana cara mengidentifikasi Lyra? Liat aja bintang yg paling terang disana, Vega. Gmana cari si Vega yg prnah nongol d lagunya Sherina ini? Carilah Summer Triangle. Segitiga musim panas yg terbit dari arah timur sampe timur laut. Summer Triangle ini smacam tiga diva langit timur kita. Vega dr rasi Lyra, Altair dr rasi Aquila, Deneb dr rasi Cygnus. Kira-kira penampakannya seperti ini:

Cygnus itu semacam angsa. Aquila smacam elang. Lyra, agak absurd, smacam harpa, apalah itu. Kalo dari mata awam saya malah keliatan kayak bayi ikan pari. Haha.

Kembali ke hujan meteor Lyrid. Ketika Vega sudah nongol di timur laut setelah ditungguin 2 jam, eh ternyata dengan menyebalkannya awan-awan tebal mulai datang nutupin langit. Jadi nggak keliatan apa-apa lagi. Gagal sudah niat menyaksikan hujan meteor dari rooftop.

😐

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s