Life Journal

Summer Programs and Summer Friends



 

Uh waw. It’s been two months after my last post!
Juni-Juli jadi bulan paling hectic. Mereka anak kembar. Juni, anak pertama, adalah bulan ujian dan Juli, anak kedua, adalah bulan kegiatan. Dengan anak pertama saya berhasil menjalin persahabatan yang baik walau banyak makan hati. Alhamdulillah semester 4 yg horror ini selesai dengan perfect dan nilai-nilai yang bahkan di atas ekspektasi J. Nah kalau anak kedua kayaknya jiwa petualangnya kuat. Bersahabat dengannya, by the way ada 4 kegiatan keren yang saya ikuti dengan Juli. DREaM UGM, Indonesian Youth Conference, JOVED 2011, sama hibah riset mahasiswa jurusan komunikasi. credit tribute to mas pacar dong ya yang sudah saya nomor lima ratus sekian-kan karena bahkan waktu untuk sekedar tidur nyaman di rumah aja saya nggak punya. Hehe.
Well, Juli bulan yang keren menurut saya. Berteman dengannya berarti berteman dengan liburan, dan liburan kali ini saya dapat lebih banyak teman dan cerita. Banyak sekali sampai nggak bisa dirangkum dengan kata.
 
1.     DREaM UGM International Summer Program 2011
The best summer camp I ever had! Ini adalah semacam kegiatan yang diselenggarakan oleh KUI-nya UGM. Ini baru tahun ketiga mereka bikin DREaM, dan saya angkat topi untuk panitianya. Dengan tim sekecil itu mereka berhasil bikin acara yang sangat-amat-sangat-amat-sangaaaaaaat berkesan untuk saya dan semua peserta lain. temanya sih tentang ‘social entrepreneurship’ gitu. Dengan peserta dari sekitar 20-an negara. Kegiatan ini dibagi ke beberapa sesi; lecturing, internship, sama community service.
Pembicara di lecturingnya keren-keren. Wuiiih, kapan lagi bisa ketemu sama tokoh2 inspiratif macam Martha Tilaar, Sandiaga Uno, Butet Manurung, dll. Satu quote dari Pak Sandiaga yang sampe sekarang masih terngiang-ngiang di kepala saya, “key to success: think globally, act locally”. Cool, isnt it? 😉
Terus kita juga dapet kesempatan untuk internship atau magang tiga hari di NGO yang ada di seputaran jogja. Habis itu kita living villagers live di desa gunungkidul buat community service untuk aplikasi ilmu yang udah didapet. Ini part yang paling seru menurut saya, kita bener-bener had a bunch of fun deh disana!
Tapi overall, yang bikin kangen sampe sekarang itu adalah new friendship yang terjalin selama disana. Dari temen-temen internasional saya ini, saya buanyaaaaaaak banget dapat perspektif baru. Intelek2 muda yang bersemangat mengubah dunia. Ini bener-bener sesuatu. Berteman sama mereka membuka pemikiran saya tentang dunia, tentang sosial, tentang persamaan dan perbedaan, dan semua hal filosofis maupun praktikal yang gak mungkin bisa saya temukan kalau hanya duduk manis di rumah. Man! You never knew what’s outside the box, before you go OUTSIDE the box!
10 hari itu kayak sebentar banget, tapi rasanya kita udah kenal lamaaaa banget. It’s like a new family. Bahkan beberapa close friend saya yang masih stay di Indonesia (kita nyebutnya DREaM-B, alias DREaM Badunk. Muahaha) kita kemaren malah sempat bikin reuni kecil di jakarta, dan sampe sekarang masih keep in touch di grup fb, blackberry, dan conference skype. Ihik. Rindu serindu rindunyaaaaa…

 


Rindu maen di kamar 420, ngakak sepanjang malam..
Rindu kumpul di lobby MM..
Rindu ngeguide jalan2 di malioboro dan sekitar hotel..
Rindu caving, rafting, dan sungai yang dingin..
Rindu kotor2an di sawah dan kolam ikan lele..
Rindu berisik di bus..
Rindu ngebatik bareng..
Rindu small party..
Rindu global village..
Rindu bikin pe-er kelompok..
Rindu deep conversation with and about grown up people..
Rindu candi borobudur sama candi boko..
Rindu berbaring di jalan tengah malam buta, nonton langit penuh bintang..
Rindu gala dinner..
Rindu fireworks..
Rindu the day you guys left and waved to me..
Rindu kalian, the DREaM-ers :’)
It’s more than 1 month already, I still wake up and feel like I miss us. Miss the way we were. But that’s okay. Because now I have 76 new friends in all over the world! Awesome! 😀
“I’m a big, big girl in a big, big world it’s not a big, big thing if you leave me.. but I do, do feel that I do, do will miss you much. Miss you much”-Emilia Song

2.           Indonesian Youth Conference
Ini acaranya IYC punya. Jadi saya kesana sekedar perwakilan dari organisasi FFI (Forum For Indonesia) untuk buka booth dalam rangka road show lah ya.. sebenernya saya pengen ikut juga beberapa seminarnya, cuma karena sibuk di booth ya jadinya Cuma sempet ikut sesi kreativitasnya- Joko Anwar. Super keren lah pokoknya. Plus, saya jadi punya temen-temen baru dari komunitas-komunitas anak muda seluruh Indonesia. Bangga rasanya ngeliat ada orang-orang hebat seperti ini yang gak cuma peduli sama perut sendiri, atau cuma bisa protes ke pemerintah. Teman-teman baru saya ini adalah orang-orang yang berani ambil aksi dan kreasi. J
Oh ya disini saya sekalian mau promosi FFI deh. Organisasi yang baru aja berdiri ini bergerak di bidang youth empowerment. Alhamdulilah responnya dari luar sudah banyak dan positif2. Kita masih perlu banyak masukan nih. Kunjungi webnya yaa di forumforindonesia.org atau follow twitternya di @forumforID

3.      Hibah riset mahasiswa
Ini sebenernya agenda yang agak panjang, timelinenya udah dimulai beberapa bulan yang lalu. Saya, gita, sama andin ceritanya iseng masukin proposal penelitian ke jurusan dan eh alhamdulillahnya tembus dan dibiayai jurusan. Tapi banyak kejadian kocak juga selama riset. Mulai dari deadline yang ternyata kecepetan sebulan lah, anggota tim yang udah pada pulang kampung lah, cari narasumber yang gedubrak sana sini lah. Tapi well done beibeeeh 😉
Yang menarik adalah, kita meneliti komunitas tuna rungu. Jadilah kita pergi ke sebuah komunitas yang namanya Sanggar Matahari. Beda jauh sama bayangan awalnya, anak2 tuna rungu disana bisa komunikasi dengan kita dengan sangat baik. Mereka bahkan aktif di jejaring sosial, dan punya banyak temen dari luar negeri. Dari segi sosial mereka gaul, dan dari segi talent pun wuih jangan ditanya. Temen-temen tuna rungu saya ini pinter desain sama teater, udah berapa kali mereka nampil secara profesional. Dari mereka saya dapet banyak inspirasi. Dan guess what, saya jadi pengen belajar bahasa isyarat lhoo.. hehe.


4.     JOVED 2011
Java Overland Varsities English Debate ini lomba debat parlementer yang rutin di dunia debater Indonesia. kebetulan tahun ini UGM nge-host, which means anak2 EDS UGM kebagian jatah kerja ekstra untuk turun lomba sekaligus jadi panitia. Kebetulan saya kemaren memutuskan untuk gak turun JOVED , jadi saya ngurusin acaranya aja. Alhamdulillah, setelah stress panjang sejak setengah tahun sebelumnya, kita semua berhasil melewati saat-saat kritis dengan sangat bail. Saya bangga sama tim JOVED atas team-worknya yang keren banget. Dan debater2 cool dari seluruh negeri, you rocks mameen! Hehe.
__________________________________________________________________________________
satu kata untuk summer programs dan summer friends ini: INSPIRATIF!!!
__________________________________________________________________________________
Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s