Inner Thought

Antara Inception dan Lucid Dream


Film Inception sukses mengobrak-abrik pikiranku. fakta tentang mimpi yang bisa diciptakan sendiri dan diatur sedemikian rupa sebenarnya sudah lama ku ketahui. itu dinamakan Lucid Dream, keadaan dimana kita sadar bahwa kita sedang bermimpi. Lucid dream ini sendiri umumnya terjadi secara natural, namun studi ilmiah belakangan ini malah menemukan metode untuk melakukan lucid dream. dengan kata lain, ini bisa dilatih!
Sejak kecil aku tergolong strick dengan yang namanya mimpi. apa ya? banyak hal-hal yang berasal dari mimpi kemudian mempengaruhi kehidupan realita yang ku jalani. aku mimpi tersesat di labirin, lalu mulai keesokan harinya aku merasa tidak nyaman melewati lorong gelap dan sempit. aku mimpi pesawat jatuh, lalu sampai hari ini jantungku selalu berdetak kencang jika mendengar suara pesawt akan landing atau melintas di atas rumah misalnya. belum lagi ‘ketindihan’ atau sleep paralize rutin yang selalu hadir hampir di setiap tidurku. ini sangat mengganggu, seriously! i wish i can control my own dream and its complexity of (un)conciousness!!!
Sampai suatu ketika aku iseng browsing konten di internet. aku menemukan fakta tentang lucid dream ini. sebenarnya saat kecil aku sering mengalami keadaan lucid, cuma karena terlalu takut, jdinya aku berjuang untuk bangun. ternyata kalau seandainya aku meneruskannya, mimpi bisa diatur sesuka hati,, seperti menciptakan dan menghancurkan bangunan, bertemu orang yg ingin ditemui, terbang, dll. yah intinya kalau sudah menguasai, kita bisa mengubah mimpi buruk menjadi mimpi indah, bahkan kita bisa menciptakan adegan Inception milik kita sendiri! menarik, bukan?
Sekarang aku sedang dalam tahap belajar dan berlatih.
dari data2 yang aku dapatkan berikut cara mudah untuk lucid dream:
1. selama kita masih dalam keadaan sadar, rajin2lah bertanya kepada diri sendiri, ‘apakah saya sedang bermimpi?’ dimanapun, kapanpun, semakin sering semakin baik. misalnya nih, teman2 lagi di pasar, kuliah, pacaran, dll, biasakanlah diri untuk menanyakan hal tersebut rutin. ini penting, karena inilah step awalnya untuk membuat kita aware untuk membadakan antara mimpi dan kenyataan.
2. dream journal. siapkanlah buku catatan/note hape di dekat kalian sebelum tidur. ketika bermimpi dan terbangun, segeralah menuliskan detail mimpi tersebut. juga di pagi hari, jadi nulis dulu sebelum ngulet2 gak jelas! hehe. step ini untuk mempermudah kita untuk melihat statistika, pattern, dan fluktuasi mimpi kita sekaligus memberitahu otak bahwa kita BENAR-BENAR serius mau lucid dream. selain itu, dengan adanya catatan, mimpi akan terdokumentasi. kan 80% ingatan tentang mimpi perlahan menghilang begitu kita bangun. jadi buruan ditulis ya, kawan!
3.ingat gak si Leonardo DiCaprio dkk selalu bawa yg namanya totem, semacam benda untuk membedakan alam mimpi dan nyata? punyanya Codd (Leonardo) kan sejenis gasing kecil yg bisa muter itu, kalo punyaku cincin di jari telunjukku. kalau sedang bermimpi aku nggak bakal bisa merasakan mata cincinnya dengan indra perabaku, atau malah cincinnya nggak ada sama sekali. ayo pilih totem-mu!
4. ketika sudah masuk kondisi awal lucid, untuk mengetes bisa juga menggunakan metode reality check. misalnya mencubit tangan, kamu nggak bakal merasakan. atau memencet hidung, kalau masih bisa nafas artinya kamu sudah mimpi. kamu juga nggak bakal bisa membaca tulisan atau melihat kaca, karena semuanya akan blur dalam mimpi.
5. ketika sudah sadar bahwa itu mimpi, rata2 orang akan terbangun. ada triknya kok biar nggak buru2 bangun, yaitu dengan membalikkan badan atau menggosok2 telapak tangan. cara ini konon katanya bisa memperpanjang mimpi.
6. setelah menguasai semua itu, beres deh. silakan bermimpi (literally) sesuka kalian!
mari kita mencoba ;D
Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s